Chapter 89: Tentang Aksa

1461 Words

Aksa tertawa kecil. Tentu membuat Chesa semakin siaga. "Dua puluh tahun. Umur kita tidak beda jauh. Jangan bilang kamu mengira saya sudah berusia empat puluh." "Tadinya gitu," aku Chesa pelan. Aksa geleng-geleng. "Hm, mungkin mulai hari ini saya harus melakukan perawatan mahal agar tidak kelihatan tua." "Enggak, gue nggak ngatain lo tua," Chesa memukul pelan kepalanya. Dia telah salah bicara. Menyesalkan sekali. "Apa hari ini kamu bersedia datang ke rumahku?" Aksa sedikit menoleh saat menanyakannya. "Eum, sebentar, ya. Gue tanya Ayah buat izin," Chesa mulai merogoh tas, dia mengirimkan pesan ke Rizal. Tentu boleh. Pulanglah sebelum jam sepuluh malam, oke? Jawaban yang didapat Chesa membuat Gadis itu memandang lurus, "Ayah beri izin," Aksa mempercepat mobilnya. Chesa memperh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD