Addiction: 18

1130 Words

            Emma memundurkan langkahnya saat melihat Nicholas tiba-tiba muncul di tengah-tengah keramaian teman-teman sesama alumni SMA nya dulu. Pria itu tidak sendiri, Frank dan beberapa teman-teman Emma saat masih bertugas dulu, terlihat berjalan di belakangnya. Segera setelah melihat Emma yang hendak memasuki aula restoran tempat reuni SMA diadakan itu, Nicholas menyeruak kerumunan sembari memanggil nama Emma berulang kali. Kali ini dia tidak akan membiarkan wanita itu lolos.             Sementara Emma, tersudut oleh teman-temannya yang datang bersama ke reuni itu. Melihat ekspresi mereka, Emma sadar, Nicholas sudah merencanakan sesuatu jauh sebelum hari ini tiba.             “Emma...” Nicholas menarik siku Emma. Wanita itu itu menoleh, mengibaskan rambutnya yang diurai, menguarkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD