7. Bujukan Dahsyat√

1439 Words

"Bagaimana? Seira membalas pesan lo?” Kinan menoleh kepada Iqbal. Menggeleng lalu menghela napas kasar. “Sepertinya ... dia benar-benar membenci Jeza,” kata Kinan pasrah. Iqbal meletakkan tangannya di atas tangan Kinan. “Kita berusaha terus membujuk Seira. Tidak peduli dia menyukai keputusan itu atau tidak. Kita harus bertanggung jawab! Masa mudahnya rusak karena Jeza. Dan, sebagai orang terdekat Jeza kita wajib turut serta.” Kinan mengangguk. Bertukar pikiran dengan Iqbal membuatnya merasakan hal yang namanya nyaman. Iqbal terlihat dewasa walau kadang menyebalkan karena otak lelaki itu banyak tentang selakangΔn seorang perempuan. Namun, Kinan bersyukur karena Iqbal tidak pernah melakukan hal menjijikkan padanya. “Coba kirim lagi pesan. Agak dramatisi sedikit deh,” saran Iqbal. Kin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD