Suapan demi suapan akhirnya mengisi lambungnya yang terasa perih. Ada air mata menetes pada pipi gadis itu. Sebuah rasa haru yang tak terbendung. “Terimakasih Kak,” hanya itu akhirnya ucapan yang keluar dari mulut mungilnya. Kondisi Khadija tidak terlalu parah, sore itu juga dia sudah diperbolehkan pulang. Ketika hendak mengantar dirinya pulang, tiba-tiba ponsel Khalima bergetar. Bibi Elsa mengabarkan kalau Nayya sedang menangis mencarinya. Khalima lupa karena tergesa, dia tidak mengajak Nayya yang siang tadi memang sedang ikut Bibi Elsa belanja ke pasar bersih. Semenjak Khadija tidak ada, kini bagi Nayya Bibi Elsa segalanya. Khadija kala itu baru selesai dari kamar mandi. Mendengar percakapan Khalima, dia bersikeras untuk pulang sendiri agar Rasyid segera membawa Khalima pergi. Yang

