Kondisi tubuhnya belum benar-benar pulih, tapi dia tidak bisa absen terlalu lama. Bisa-bisa dia jatuh sakit lagi kalau tidak bekerja karena tidak punya uang untuk membeli makan. Pagi itu Khadija sudah berangkat ke perumahan tempatnya bekerja. Seperti biasa berjalan kaki menyusuri jalanan yang masih sedikit sepi. Udara shubuh masih cukup ramah di paru-paru. Pukul enam, dia sudah tiba di rumah majikannya. Khadija tak membuang waktu lagi, dia langsung memulai pekerjaannya. Tubuhnya yang masih lemah membuatnya tidak terlalu cepat dan sesekali berhenti untuk beristirahat. “Dija, kami berangkat dulu, tapi di kamar depan ada keponakan saya menginap semalam, jadi kamar itu ga usah dibersihkan, orangnya masih ada didalam,” ucap Sisy sambil bersiap berangkat bersama suaminya. Khadija mengangguk

