EMPAT PULUH LIMA

1038 Words

Dua Puluh Empat Hari Setelah Kematian Milli. Kedai Bahagia. Di kafe yang mengusung konsep kedai sederhana itu, Cassandra duduk bersama Kevin--teman barunya--dan Om Wira, kira-kira begitulah perkenalan singkat mereka. Cassandra memperkenalkan diri, lalu Wira membalas. Mereka pun dipersilakan duduk di sana ketika Cassandra akhirnya menyebut nama Milli. Pria berkepala pelontos itu menyesap kopi hitam yang sudah ia aduk sebanyak dua kali di atas meja dan mendesah puas, sebelum akhirnya membalas tatapan Cassandra yang tampak menghakiminya. "Jadi, kamu teman sekolahnya Milli?" "Bukan," sanggah Cassandra cepat. Membuat Wira mengangkat kedua alisnya heran dan Kevin menoleh penasaran. "Dia bukan cuma teman satu sekolah, tapi dia sahabat saya, Om." Pria berusia 32 tahun itu menganggukkan kepala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD