Wajah serius dengan tubuh berbalut mini dress, terlihat asik mengutak atik telepon genggamnya, titik-titik peluh menghiasi keningnya, ia duduk menumpang kaki pada sebuah kursi kayu di bengkel itu. Penampilan dan kecantikannya membuat orang-orang disekitar kasak-kusuk bertanya-tanya, 'Artis ya, kayanya artis deh' kurang lebih seperti itu yang ada pada benak mereka. Ya, wanita itu adalah Manda. Setelah menabrakkan mobilnya kepada mobil yang ditumpangi Mahesa, Manda mengira itu adalah Mahisa yang telah mengurungnya beberapa hari dan membiarkan ia kelaparan, memicu tekad untuk membalas dendam. Kini ia terdampar pada sebuah bengkel kecil di pinggir jalan menuju sebuah perkampungan sebagai langkah antisipasi kalau-kalau dirinya di kejar oleh pengawal-pengawal Mahisa. Ia harus meninggalkan mo

