05.45 A.M Rexia terdiam sambil menyenderkan tubuhnya dikepala ranjang, wanita itu menatap kosong kearah kertas putih yang tersih penuh oleh tulisan tangan. Sekali lagi Rexia baca isi kertas itu, setetes air mata mengalir dari sudut matanya. Ada sedikit penyesalan dalam dirinya, dimana ia semalam menjadi gadis penurut dan ah tidak bisa dideskripsikan lagi. Seharusnya ia tahu jika Arslan akan kembali ke Britania hari ini, tapi entah kenapa ia mengiyakan ajakan Arslan untuk b******a? Dia wanita bodoh. "Bodoh, bodoh kau Rexia." gumam Rexia seraya menatap kosong kearah secarik kertas ditangannya. Kertas yang ditinggalkan oleh Arslan diatas nakas kamar hotel. Bahkan wanita itu sendiri pun tidak tahu akan perginya Arslan, ia tahu bangun-bangun sudah ada kertas dengan coretan tangan Arslan.

