Dirga menatap ke arah putrinya dengan mata yang sudah terlihat berkaca-kaca. Dia tidak tahu apa yang sudah menimpa putri kesayangannya. Namun, melihat putri cantiknya duduk di kursi roda tentu saja membuat hatinya seperti ada yang menusuknya. Avan sangat peka dengan arti tatapan pria paruh baya itu. Oleh karena itu, ia pun segera membuka suaranya untuk menjelaskan kejadian yang sebenarnya agar tidak membuat pria itu semakin kepikiran. Kondisi Dirga masih belum pulih, dan tentu saja pria itu tidak boleh memikirkan sesuatu yang berat-berat agar tidak berimbas pada masa pemulihannya. “Dira semalam kesandung dan kakinya terkilir, Om. Tadi pagi udah Avan bawa ke dokter dan katanya beberapa hari lagi juga akan sembuh. Kakinya nggak boleh banyak digerakin dulu, makanya Avan cariin kursi roda

