Resepsi

1212 Words

Tok tok tok! Gege mengerjapkan matanya ketika suara ketukan pintu membangunkan tidur siangnya. Gege merasa sesuatu yang besar dan berat menekannya dari depan tubuhnya. Rasa kebas, ngilu dan basah juga terasa nyata di area aset depannya. Tapi ia tidak melihat itu apa, karena tubuhnya terbungkus selimut sampai leher. "Nduk! Bangun dulu. Waktunya ganti baju sama make up. Cepetan lho ya!" "Iya, Bun! Ini udah bangun kok. Bentar ya, Bun." Gege menyahut dengan sedikit teriakan. Setelah itu tidak ada sahutan dari balik pintu lagi. Artinya, Bundanya sudah pergi. "Ya Allah, Mas!" Setelah selimut itu tersingkap, Gege melihat suaminya sedang tidur pulas dengan mulut tersumpal salah satu aset depannya. Ternyata ini yang menyebabkan rasa kebas, ngilu dan basah yang menderanya. Gege mencoba adapt

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD