Satu Titik

2069 Words

Kidung Asa Sekian lama termati kan Terjebak dalam hiruk pikuk masa lalu Membisingkan dan memekakkan telinga Menumpulkan segala kemampuan Merusak segala imajinasi Kini saatnya tegakkan kepala Menghela nafas dengan penuh keyakinan Dari lubuk hati yang paling dalam Menatap satu titik yaitu tujuan Aku terdiam bersandar dan terus memperhatikan pesonanya Langit Mega Mendung. Tempat kelahiran ku menghidupkan segala kenangan indah. Mengingat segala luka-luka yang teriris perih. Mengingatkan kembali kejadian yang pernah terjadi. Mengingatkan aku pada sosoknya yang masih lekat dalam ingatanku. Masih sedikit menempati sudut ruangan hati kecilku. Entahlah semenjak aku pindah tak pernah sekalipun aku bertemu dengannya. Pasti dia sudah menikah dengan Sinti Hatala. Dan mereka sudah hidup bahagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD