22. Kemarahan Olivia

1060 Words

Bunyi keras dari arah luar pintu membuat Miguel, Sebastian, dan Mathias tersentak. Ketiganya langsung menoleh, saling pandang sebelum Miguel memberi isyarat untuk keluar dan melihat sumber keributan itu. Miguel melangkah cepat, membuka pintu kantornya dengan hati yang sedikit gelisah. Di depan pintu, Olivia berdiri dengan wajah tegang, matanya sedikit membulat, dan di sampingnya tampak gelas yang terjatuh, pecah berantakan di lantai. Wajah Miguel seketika berubah, antara terkejut dan cemas. "Olivia…" ucap Miguel pelan, setengah berharap perempuan itu tidak mendengar seluruh percakapan mereka. Ia mendekati Olivia, namun langkahnya terhenti ketika gadis itu mengangkat tangannya, memberi isyarat agar Miguel tak mendekat. “Jangan mendekat!” Olivia menatapnya tajam, suaranya bergetar. "Jad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD