Ayah Terhebat 47

1708 Words

Ketukan palu sudah terdengar. Artinya Aswat sudah resmi menjadi duda sekarang. Laki-laki itu menghela napas pelan, beban di pundaknya semakin terasa. Laki-laki yang mengenakan kaus abu-abu serta jeans hitam itu menoleh ke sebelah. Di sana Dewi terlihat tersenyum lega. Wanita itu benar-benar bahagia. "Aku mau ketemu sama anak-anak dulu boleh?" tanya Aswat, saat dia memberanikan mendekati Dewi dan Pras. Sesaat dua orang itu saling pandang. "Terserah kamu, Yang. Aku ikut," ujar Pras, tersenyum kecil. "Baiklah, aku kasih izin kamu ketemu sama mereka. Sekarang mereka ada di depan, ketemu dia sana aja," balas Dewi dengan helaan napas berat. "Ok." Aswat mengangguk pelan, lebih dulu keluar dari ruang pengadilan itu. Hak asuh anak-anak sudah jatuh ke tangan Dewi, tidak ada yang berubah. Aswat j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD