Hari senin selalu saja membuat wajah cantik itu murung. Ditambah tumpukan tugas yang baru saja diberikan, Naina ingin melempar semua tugasnya ke laut. Pasal drama kemarin masih terngiang jelas. Naina merasa ditinggalkan. 'Nggak bisa kayak gini. Kalau mereka pada ngedrama, gue juga harus ikut!' batin Naina. Siapa yang menduga jika Arya sudah ada didepannya. Naina tersentak, "Arya? Kok lo...," ucapan Naina dipotong Arya. "Sstt, gue ada sesuatu buat lo." Arya menyerahkan sebuah lolipop sedang. Tak lupa tersenyum manis membuat banyak mahasiswi di belakang Naina meremas jari. Naina mengambilnya ragu, "Permen lolipop? Tumben ngasih beginian. Biasanya ngasih masalah." "Anggap aja bahan hiburan karena lo baru aja dipotong gaji, 'kan?" Arya masih mempertahankan senyumnya. Tanpa sadar

