“Liat deh, Dil, hujannya gede banget,” komentar Ina begitu melihat hujan turun dengan derasnya dari balik jendela kelas. Dila menoleh lalu ikut memerhatikan hujan. Embun-embun perlahan menetes, mengalir cepat di permukaan kaca. Langit di luar tampak gelap. Keadaan koridor terlihat sedikit suram dengan penerangan seadanya. Jarum jam sudah nyaris menunjuk ke angka empat. Meski kini mereka masih ada di semester ganjil, tapi seluruh murid kelas tiga diwajibkan mengikuti pelajaran tambahan untuk persiapan UAN mendatang. Terpaksa, Dila dan anak-anak yang lainnya pun tidak punya pilihan lain selain menetap di sekolah dan pulang lebih sore dari biasanya. Tinggal tiga menit lagi bel tanda pelajaran berakhir berbunyi, namun entah kenapa waktu terasa merangkak berabad-abad lebih lama. "Dil, l

