CHAPTER 35

2258 Words

Begitu menerima perintah dari Aaron, Tifa langsung bersiap. Dia memakai pakaian serba hitam, sebuah penutup wajah dan sarung tangan. Wanita itu membawa sebuah regu yang terdiri dari enam orang dan satu ketua regu. Mereka semua berpenampilan sama, dengan tujuan menyembunyikan identitas. Tujuannya bukanlah tempat prostitusi Nagiri, melainkan markasnya langsung. Tempat itu adalah sebuah gedung bertingkat sepuluh dengan penjagaan cukup ketat di tiap lantai. Mereka menjalankan perjudian dan jasa peminjaman uang di lantai dasar. Karena prajurit Aaron adalah sekumpulan orang yang senang mencari sensasi dan punya percaya diri tinggi pada kemampuannya, mereka langsung masuk dari pintu depan. Kedelapan orang itu keluar dari dua buah mobil van hitam tanpa plat secara serempak. Senapan mesin otomat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD