*** Biru masih menyembunyikan senyumnya meski hatinya kini berbunga-bunga. Satu jam yang lalu kereta berhenti di stasiun yang mereka tuju. Taman yang tekenal di Indonsia adalah apa yang pengasuhnya sebutkan ketika mereka telah keluar dari gerbong kereta api. Tante Una pun mengiyakan, lalu mereka benar-benar berada di sebuah taman sejuta umat. Biru tidak bisa berkata-kata. Berada di taman seluas ini selama Satu jam lamanya bersama Aruna dan pengasuh kesayangannya benar-benar terasa berbeda. Biru tidak bisa berbohong betapa hatinya bahagia meski sudut-sudut bibirnya masih saja enggan menampakan keindahan senyumnya. Tentu saja gengsi masih membelenggu bocah kecil itu. Namun, Aruna dan Opi tahu betapa Biru merasakan kegembiraan ketika mereka ajak berkeliling. Sungguh menyenangkan, dapat ke

