Kelopak mata Flo bergerak. Bagas lantas beringsut mendekat. "Flo, lo nggak apa-apa?" tanya Bagas. Raut wajahnya memancarkan kekhawatiran. Flo mengernyit, matanya mengerjap untuk beradaptasi dengan cahaya yang masuk. "Gue di mana?" Saat berbicara, Flo merasakan ngilu yang luar biasa di rahangnya. Ia jadi ingat bagaimana Alia menamparnya sangat keras. Gadis itu mengusap rahangnya yang terasa sakit. "Lo di UKS. Rahang lo kenapa?" tanya Bagas. Flo ingin duduk, Bagas membantu cewek itu bangun dan bersandar. Bagas dengan sigap memberikan segelas teh hangat. "Gue pingsan ya, Kak?" "Iya, gue udah nemuin lo nggak sadarkan diri tadi." Flo terdiam. Ia masih berpikir apa penyebabnya pingsan itu. Dan kenapa ia sangat lemah saat Alia menyerangnya. "Nggak usah dipikirin dulu, yang penting lo se

