Chapter 18 Diandra : Peringatan Kedua

1218 Words

Aku tersenyum tipis saat membalik kertas foto yang kupegang. Terpampang jelas wajah bahagia Galih yang memeluk erat seorang wanita. Wanita yang sama ketika aku ke kantor Galih. Wanita yang mencium bibir Galih dengan mesra. Pacar Galih. Aku menghela nafas. Yang kukhawatirkan akhirnya nyata. Lagipula, kami menikah bukan atas dasar cinta. Jadi, untuk apa aku takut kehilangan Galih? Seandainya Galih masih pacaran dengan Sherly, biarlah. Perlahan, aku mengembalikan lagi foto berharga milik Galih itu ke selipan baju di lemarinya. Aku tahu sekarang kenapa Galih menyimpan foto ini. Pasti dia tidak mau aku melihatnya. Tidak mau aku tahu kalau dia masih menjalin cinta dengan Sherly. Pasti sekarang Galih bertemu dengan Sherly. Aku memakai pakaian Galih yang kuambil tadi. Mengikat rambutku menj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD