LuneBlue

1242 Words

“Maya, gimana ini? Kenapa hasil desain kamu gagal terus?” suara Dion terdengar tegang begitu Maya masuk ke ruangannya. Rapat baru saja selesai, dan ekspresi Dion jelas menunjukkan kekecewaan yang sulit disembunyikan. Ia berjalan mondar-mandir di depan meja, menatap Maya dengan tatapan tajam. “Aku sudah berusaha, Dion… sungguh. Tapi LuneBlue punya konsep baru yang....” “Berhenti kasih alasan!” potong Dion, nadanya meninggi. “Aku gak mau dengar siapa yang lebih bagus. Yang aku mau cuma satu: desain kamu harus bisa menyaingi mereka. Kalau Pak Lucas kecewa lagi, bukan cuma kamu… aku juga bisa kehilangan posisi ini!” Maya menelan ludah, tangannya gemetar menahan gugup. Ia tahu betul apa artinya kalau Lucas kehilangan kepercayaan pada tim desain. “I-iya, aku ngerti. Aku akan coba lagi,” jaw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD