“Aku gak mau pulang,” ungkap Raimas lagi. “Kamu mau malam pertama sama aku di sini,” sontak saja mata Raimas melotot mendengar pernyataan Ibnu yang tiba-tiba mengarah ke arah yang lain. Lalu menunduk lagi dan meneruskan suapannya yang belum selesai. Ia tak menanggapi pernyataan sang suami. “Kalau kamu gak mau pulang, aku pesan penginapan atau hotel.” Raimas tetap diam menikmati santap malam yang sederhana. Pecel ayam dan sop ikan, di tambah minumnya es kelapa muda. Selepas keduanya menyantap makan malam, mereka berjalan di pinggir pantai, masih menikmati suasananya. Selain itu hati Raimas yang belum kembali baik-baik saja. “Rai, mau sampai kapan? Ini sudah mau hampir tengah malam, aku udah ngantuk.” Ibnu pura-pura menguap, ia sama sekali belum mengantuk. “Ya udah kita pulang.” “

