Fourty one

1524 Words

Memangnya masuk akal? Padahal mereka baru saja berpisah tadi sore, hanya berselang beberapa puluh menit saja, Galuh sudah menerima kabar bahwa kekasihnya tersayang mengalami insiden paran. Insiden macam apa? Bahkan karena terlalu panik, Galuh sampai lupa bertanya. Yang ada di pikirannya adalah agar ia cepat-cepat menuju ke tempat Geo tinggal dan memastikannya sendiri. Kembali mengambil tas miliknya, Galuh terkejut saat keluar dan menemukan Ayah serta Kakaknya sudah berada di ruang tamu. "Loh? Udah mau maghrib, kamu mau kemana?" tanya Ayahnya. Galuh melipat bibir, "Galuh ada keperluan penting, Yah. Nanti Galuh akan sholat di luar," ujarnya berjanji. "Memangnya urusan apa? Mau Abang antar?" Kepala Galuh langsung menggeleng. "Enggak usah. Aku biar naik taksi aja. Abang kan juga baru p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD