Thirty Eight

1530 Words

Galuh berdiri di ambang pintu kantor pengurus. Sejak tadi, kakinya sudah tidak tahan untuk berlari menghampiri Geo yang masih berbicara dengan Renjana. Di benaknya, dia bertanya-tanya, apa yang sebenarnya sedang mereka bicarakan sampai selama ini? Jika menuruti kata hatinya, Galuh pasti sudah sejak tadi memisahkan kedua orang itu. Tapi untuknya otak Galuh bekerja dengan baik. Renjana adalah seseorang yang sudah membantu Geo berbaur dengan orang-orang di Panti. Sama dengan dirinya, Renjana juga mempunyai tempat tersendiri di dalam hidup Geo. Maka Galuh memutuskan untuk memberikan waktu pada Geo, agar bisa berbicara dengan Renjana. Walaupun sudah bertekad seperti itu, hati Galuh tetap saja merasa tidak tenang karena kelihatannya pembicaraan mereka lebih serius dari yang Galuh duga. "Galu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD