Mata Elang

3007 Words

Nugroho Wijaya, berdiri dengan ekspresi kusut mengingat apa yang Ashylla ceritakan. Belum lagi ketua tim angkatan udara melaporkan kalau ada helikopter yang hilang koneksi dengan tim. Sampai sekarang belum diketahui keberadaannya. Dan baru saja ada kabar kalau Handoko Amir, selaku penasehat negara dengan nekatnya pergi ke Pusat Kota bersama dengan beberapa anggota kemiliteran bersenjata lengkap. Bahkan, memberikan mandat untuk mengendarai mobil tempur. "Bagaimana bisa kalian tidak memperhatikan tim? Dan mereka pergi tanpa mengkonfirmasi terlebih dahulu dengan saya, kalian sudah hilang akal apa bagaimana?" Kata Nugroho sudah hilang kendali, mukanya memerah dengan rahangnya yang semakin mengeras. "Saya minta maaf, pak. Anggota tim mengatakan kalau Pak Handoko diberi mandat oleh bapak untu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD