Bab 16 : Kehilangan itu hal yang berat

1058 Words

Fabiano tidak bisa hidup tenang, dia terus mencari keberadaan Flavia dan anaknya, tapi sayang sekali tidak ketemu. Fabiano sudah berusaha menemui di rumah orang tua Flavia, sayangnya mereka tidak mau memberitahu di mana keberadaan wanita itu. Tiba-tiba Selina menghampirinya dan memberikan kado untuknya, Fabiano yang malas tidak menggubris dan terus fokus ke arah ponselnya. "Fab, aku hamil," ucap Selina. Bagai tersambar petir di siang bolong, Fabiano terkejut sampai tidak bisa berkata-kata. "Hamil anak siapa?" "Tentu saja anakmu. Kenapa kamu seolah tidak senang?" "Bukan anak laki-laki itu? Aku tidak yakin jika itu anakku," ucap Fabiano. Selina nampaknya sangat kesal, padahal ia yakin jika ini adalah anak Fabino, tapi malah responnya seperti itu. "Kita sudah menunggu selama 5 tahun d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD