Keesokan harinya. Fabiano membuka pintu kantornya dengan senyum lebar. Cahaya matahari pagi menyinari ruangannya, menandakan awal yang baru. Setelah dua minggu yang indah berbulan madu bersama Flavia, kini dia kembali ke rutinitas. "Ah, kantor..." gumamnya, meletakkan tasnya di meja. Dia mengambil ponsel dari saku dan menekan beberapa tombol. Segera, suara Flavia terdengar dari ujung sana. "Hey, Flavia sayang Sudah sampai di toko?" tanya Fabiano. "Ya, baru saja. Kamu gimana? Kantor masih sama?" balas Flavia dengan suara ceria. "Tentu saja. Namun, sepi tanpa kamu di sini." Flavia tertawa. "Aku juga merindukanmu, tapi kita harus kembali bekerja, kan?" "Betul. Tapi, ini terasa berbeda, Flav. Seperti ada semangat baru." "Aku juga merasakannya. Liburan itu luar biasa." "Mungkin kita

