Fabiano menarik Elle dan membawanya pulang, mata Elle mengarahkan ke Ludovic, ia masih tidak paham kenapa papanya seolah tidak menyukai orang yang baru ditemui. Sesampainya di rumah, Fabiano menggenggam lengan Elle dengan lembut namun tegas, sinyal yang tidak bisa diabaikan bahwa sudah waktunya untuk meninggalkan Taman De Flavia. Elle, yang hatinya dipenuhi tanda tanya dan kecemasan, tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti. Ludovic hanya bisa menatap mereka berjalan pergi, sebuah senyum pahit terukir di wajahnya, menyadari bahwa pertemuan hari ini hanya meningkatkan tensi dalam permainan yang dia mulai. Mobil yang membawa mereka pulang meluncur mulus di jalan, tetapi dalam hati Elle, segala sesuatunya terasa berguncang dan tak menentu. Dia ingin bertanya, ingin mengerti apa yang

