PART 75

2357 Words

Geundis membelalak, menemukan Aarav sedang memicingkan mata, menatapnya penuh curiga. Dengan cepat Geundis menepis kedua tangan Davin yang sedang melingkar di pinggangnya hingga akhirnya terlepas, dia pun berjalan menghampiri Aarav yang belum beranjak sedikit pun dari tempatnya berdiri.  “Rav, ini nggak seperti yang kamu pikirin kok. Aku sama Davin bukan lagi pelukan.” Aarav mendengus seraya menipiskan bibir, mencibir ucapan Geundis yang coba menjelaskan kesalahpahaman ini. “Aku melihat dengan mata kepala sendiri kalau kalian pelukan. Kamu masih mau ngelak?”  Geundis menggeleng-gelengkan kepala. “Nggak, Rav. Kamu salah paham. Emang kelihatannya kayak Davin meluk aku, tapi sebenarnya nggak kok. Tadi itu dia mau rebut buku ini di tangan aku. Kamu harus percaya sama aku.” Geundis berniat m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD