Geundis tiba-tiba gelagapan karena melihat si pemilik suara yang entah sejak kapan sudah berdiri di belakangnya. “Eh, Suster Vio. Selamat pagi, Sus. Baru datang, ya?” tanya Geundis basa-basi sambil tersenyum lebar. “Kalian lagi ngapain di tempat parkir? Lagi pacaran?” Tatapan Suster Viona memicing tajam penuh curiga pada Geundis, lalu beralih pada Davin yang hanya diam mematung dan tetap berekspresi tenang seperti biasa. Raut wajahnya datar, berbanding terbalik dengan Geundis yang terlihat salah tingkah karena ketakutan Suster Viona berpikir yang tidak-tidak tentangnya dan Davin karena mereka tertangkap basah sedang berduaan di tempat parkit. Padahal pertemuan mereka itu murni karena ketidaksengajaan. “Suster Vio ini bicara apa sih? Mana mungkin saya pacaran sama Davin. Ngaco nih.” Geu

