Orang itu mendengus melihat betapa serius Geundis dan Suster Viona berbincang, dia curiga mereka sedang merencanakan sesuatu. Lagi pula, dia merasa tidak senang kedua perawat itu malah mengobrol di koridor rumah sakit alih-alih langsung pergi ke bagian masing-masing. Dia pun melangkah cepat menghampiri kedua perawat tersebut yang hingga detik ini tidak menyadari kehadiran seseorang yang sejak tadi mengawasi mereka. “Ok, ok, semoga semuanya lancar, ya, Sus.” Kalimat yang meluncur mulus dari mulut Geundis itu terdengar dengan jelas oleh orang tersebut, membuatnya semakin yakin memang ada yang sedang mereka rencanakan. Begitu Geundis dan Suster Viona menyadari kehadirannya karena jarak mereka sudah cukup dekat, seketika suasana menjadi hening. Baik Suster Viona maupun Geundis tak lagi be

