Geundis masih memperhatikan Suster Viona sedang berjalan menghampiri petugas yang berjaga di depan pintu ruang arsip. Setelah dia sampai di dekat sang petugas, terlihat Suster Viona sedang mengajak petugas itu berbincang. Geundis tahu inilah pengalihan yang dimaksud Suster Viona tadi, dia harus memperhatikan dengan seksama, setelah ada celah dia harus bergegas menyelinap masuk ke dalam ruangan. Geundis berdiri dengan gelisah, dia terus memperhatikan Suster Viona dan petugas itu yang masih berbincang tapi celah untuk Geundis menyelinap masuk tak kunjung datang. “Duh, kalau aku jalan sekarang kayaknya bakalan ketahuan,” gumam Geundis gelisah, dia ragu sekaligus gugup sekarang. Tatapan Geundis tak pernah berpaling sedikit pun dari arah depan, hingga akhirnya celah yang dinantikan Geundi

