Bab 7

1034 Words
“Iya sudah sekali lagi aku meminta maaf jangan kau merasakan kalau aku tidak melakukan apa-apa soalnya aku juga bingung mengatakannya kepada diriu itu, mula sekarang semuanya bisa berjalan saja. Doker juga mengatakan kalau kita akan pulang hari ini, hanya saja kondisi kau harus lebih ekstra untuk di jaga jangan sampai kejadian ini akan terulang lagi, kau ditakan hamil pasti sangat rentan pada diri sendiri jangan merasa kalau akau akan terus bertahan di atas semuanya demi mendapatkan yang terbaik juga.” Ucap Nando kepada Serena. “Aku berharap penuh kepada kau Nando, jangan kau sia-sia kan aku seperti itu. Nando aku dalam kondisi yang sangat rentan sampai membuat semua organ tubuh semakin dalam menghadapinya, tidak ada yang bisa lagi di lakukan demi mendapatkan yang terbaik juga. Jauh di pikiran aku kalau semuanya bisa berjalan dengan lancar saja.” Ucap Serena. “Kegiatan yang bisa di lakukan mendapatkan yang terbaik saat ini, kalau begitu ayo kita mulai jalan ke sana, agar kita bisa mengabari orang berada di rumah dengan tenang, aku sangat yakin kalau ini akan menjadi yang terbaik untuk kita semua mendapatkan yang terbaik. Tidak ada satu pun yang bisa di lakukan selain mendapatkan yang terbaik juga.” Akhirnya mereka di perjalanan yang cukup lama menuju rumah, di dalam mobil dia merasakan apa yang terjadi saat ini, jauh di pikiran aku saat ini tidak ada yang bisa di lakukan untuk mendapatkan yang terbaik juga, “Sayang, aku melihat kau begitu sangat lesu, padahal aku sudah tidak mempermasalahkan itu lagi.” Ucap Serena. “Bagaimana tidak aku lesu, aku hampir saja membunuh anak yang berada di dalam kandungan kau Serena! Sampai aku juga tidak tahu harus menghadapi jalan hidup aku yang semakin suram saja tanpa memikirkan apa yang terjadi saat ini. Nando yang tidak ada yang bisa di lakukan hanya mendapatkan yang terbaik juga. Hanya satu yang bisa aku lakukan saat ini yaitu harus menjaga kau setiap hari. Jangan merasa ada yang bisa di dapatkan saat ini. Coba di pikir ulang apa yang terjadi juga, Serena aku sangat bersalah.” “Iya sudahlah aku juga bingung harus mengatakan apa kepada dirimu saat ini, sudah aku katakan aku tidak mempermasalah kan apa yang sudah terjadi. Aku sudah menganggap diri kau hanya tidak sengaja.” Ucap Serena kepada diri Nando.         Nando hanya terdiam sampai dia tidak tahu harus mengatakan apa-apa lagi. Soal ini mereka selalu menjalani apa yang telah terjadi, Nando berusaha tenang agar tidak ada yang bisa di lakukan demi mendapatkan yang terbaik lagi sampai detik ini juga Serena dan Nando berharap ketentraman pada keduanya. Mereka berdua saling menyayangi satu sama lain dan akhirya akan membuat diri ini semakin yakin membuat persatuan pada diri ini. “Aku sangat membutuhkan apa yang telah di inginkan saat ini. Jauh di lubuk hati aku untuk selalu ada bersama kalian berdua juga, terutama Serena yang dari tadi membuat aku selalu ada, di sini aku juga merasa ada yang terbaik untuk itu tanpa memikirkan apa yang sudah ada di lakukan demi mendapatkan yang terbaik sampai detik di mana ke kuatan yang di miliki itu bisa berjalan begitu saja tanpa hambatan yang bisa di dasari oleh semuanya demi mendapatkan yang terbaik saja.” Ucap Alexia kepada Serena. “Iya, aku juga begitu selamat datang untuk semuanya jangan merasa sungkan untuk mendapatkan kebebasan tersendiri kalau begitu ayo jangan merasa dirimu hanya sendiri saja aku sangat paham semuanya bisa saja berjalan dengan lancar tanpa memikirkan apa yang sudah terjadi saat ini kekuatan yang di lakukan demi mendapatkan yang terbaik juga saat ini.” Ucap Anggita kepada Serena. “Terima kasih semuanya aku sangat paham apa yang telah kalian berikan itu sudah sangat cukup jangan berpikir kalau aku akan tidak membalas semuanya, aku di sini selalu ada untuk kalian semua. Mulai sekarang aku harus menyadari apa yang telah kalian berikan akan bisa menjadi motivasi aku untuk melanjutkan hidup aku, dulu mememang kesalahan itu akan bisa berjalan dengan lancar begitu saja tanpa memikirkan apa yang sudah menjadi diri aku sendiri tanpa memikirkan bagaimana harus melakukan yang terbaik juga saat ini tanpa berpikir panjang aku bisa melakukannya.” Ucap Serena kepada Alexia dan Anggita. “Iya sudah, untuk apa di sesali lagi yang terpenting kau bisa berjalan mengawal hari-harimu begitu indah setelah kau menikah ini aku sangat paham semuanya bisa kau berikan dengan lapang d**a bersama Nando. Jaga cinta kalian berdua jangan membuat semuanya menjadi berantakan sampai lupa akan menjadi setiap semuanya bersatu begitu saja tanpa memikirkan satu sama lainnya jangan menganggap dirimu tidak ada artinya sampai tidak ingin menjalani hidup dengan damai begitu saja tanpa memikirkan apa yang harus di lakukan demi mendapatkan yang terbaik juga, aku sangat paham tidak ada yang terjadi lagi selain mendapatkan yang terbaik untuk diri ini sampai memiliki tujuan yang sangat pasti dalam hidupmu sendiri saja sampai aku tidak mengerti tujuan hidupnya apa sampai harus memikirkan bagaimana menghadapi hari-hari ini dengan lancar saja tanpa memikir kan orang lain dalam hidup ini. Tidak ada yang bisa di sangka lagi tidak ada yang bisa di lakukan agar mendapatkan yang terbaik juga tanpa memikirkan apa yang sudah terjadi saat ini. Mulai sekarang berbaur lah kepada kita semuanya sampai menjadi keluarga yang seutuh dalam hidup ini. Tanpa memikirkan apa yang sudah memberikan yang terbaik saat ini.” Ucap Auristella kepada Serena yang masih mendengar kan apa yang orang lain katakan. Sesampainya mereka di rumah semua orang memandangi kehadirannya Nando dengan Sigap Alexia mendekati Serena yang sedang dalam keadaan yang tidak sepertinya lalu dia menghampiri Nando dan Serena. "Bagaimana keadaanmu Serena?" Tanya Alexia yang semakin yakin kalau diri semakin tidak berarti. Semua orang tertuju pada mereka semua saat itu juga tidak ada permasalahan yang berbeda datang lagi di mana pun berada keberadaan sampai, saat itu Alexia datang untuk menghampiri orang terlihat sangat jelas ini siapa gitu sangat kagum melihat ketegaran dari Nando menghadapi semuanya. Tidak ada yang bisa dilakukan terhadap yang terbaik untuk semuanya. Lalu dia berkata dengan tenang, "Serena, aku sangat bahagia kalau semuanya bisa di selesaikan, dan membuat diri ini menjadi yang terbaik. Dan kau sehat-sehat juga." "Iya, aku merasa diri ini tidak ada yang bisa di lakukan lagi. Aku berharap semuanya menjadi diri sendiri, jauh di pikiran aku saat ini berjalan dengan diri. Kau juga terlihat sangat sehat juga." Ucap Serena kepada Alexia.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD