Di balik tutur lembutnya, Reinhart sedang memberikan perintah yang tak ingin dibantah. Dan Zefa bisa membaca itu dari tatapan tajam yang diarahkan pria itu kepadanya. Sorot mata ini sama dengan milik Moreno. Namun bedanya Moreno selalu memandangnya dengan cahaya cinta, sebaliknya Reinhart menatapnya penuh kebencian seolah ia penjahat paling keji di muka bumi. "Oma, Zefa ke kamar dulu untuk mengambil baju," ucap Zefa membalikkan punggung. Ia takut air matanya akan mengalir bila tidak segera berlalu dari hadapan Oma Yasmin. Selepas kepergian Zefa, Oma Yasmin mempersilakan Reinhart untuk duduk. "Reinhart, Oma mau bicara denganmu." Oma Yasmin duduk berhadapan dengan Reinhart. Nalurinya sebagai orang tua merasakan ada sesuatu yang tidak beres terkait pernikahan dadakan ini. Apalagi Zefa men

