Author POV: Zurich di bulan Maret masih menyisakan hawa dingin yang menusuk tulang, namun bagi Jelita, dinginnya udara luar tidak sebanding dengan kekakuan yang ia rasakan di koridor lantai 45 gedung Snow Holding Group. Pagi itu, Snow sedang memimpin rapat tertutup dengan jajaran komisaris, dan Jelita memutuskan untuk menunggu di kafetaria eksekutif yang biasanya sepi. Jelita mengenakan setelan blazer berwarna gading yang sangat anggun, pemberian Snow untuk merayakan satu tahun kebersamaan mereka. Rambutnya disanggul rapi, menampakkan leher jenjang yang kini dihiasi kalung berlian simpel. Dari luar, ia terlihat seperti istri CEO yang sempurna. Namun, di balik ketenangan itu, Jelita tetaplah wanita yang waspada. Langkah kakinya yang teredam karpet tebal membawanya menuju sudut kafetar

