CHAPTER 4

522 Words
" Oh ya silahkan duduk Mas Bram, maaf rumahnya seperti ini, sebentar ya saya buatkan minum dulu. Dek temani tamunya dulu ya mbak mau bikin minum dulu " kata Pritty pada adiknua " Ok kak " jawab Lola " Nama kamu siapa tadi ? Ola ? Atau Ali ? " Canda Bram " Lola kak, kak Bram pacarnya kak Pritty ya ? " tanya Lola polos " Iya, kok tahu si lola. Boleh enggak jadi pacar kak Pritty ? " Tanya sambil senyum bahagia " Boleh dong kak. Lola senang akhirnya kak Pritty punya pacar. Pacarnya ganteng, baik dan punya mobil lagi. He...he...he… " kata Lola dengan senyum termanisnya " Lola bisa aja sih muji kakak. Emangnya kak Pritty enggak punya pacar sebelumnya ? " Korek Bram pada Lola " Engak punya kak, kak Pritty kan kerja kerja dan kerja terus cari uang buat bayar sekolah Lola. Habis kerja membereskan rumah lalu buat makan malam terus belajari Lola. Jadi enggak sempat cari pacar. Eh tapi kak, sebelumnya memang banyak yang naksir kak Pritty tapi kak Pritty enggak mau. Padahal kalau mereka datang bawa makanan buat Lola buanyak sekali ha...ha...ha.. " ceriwis Lola sambil tertawa " Seru banget sih ngobrolnya, ini mas silahkan di minum maaf adanya hanya teh hangat " ucap Pritty " He...he….he.. iya kak. kakak Bram baik, ganteng. Kak Pritty punya pacar kok baru diajak sekarang sih, pura - pura bilang kalau kak Bram borong lunpia lagi " sahut Lola dengan polos " Lola ! !, Mas Bram ini bu..... " kata Pritty sambil matanya melotot pada Lola " Bukan pacar tapi calon suami Lola, iya kan Pritty ? " Sahut Bram sambil kedip mata pada Pritty " Hore…...asikkkk jadi sekarang Lola enggak kesepian lagi " sahut Lola " Lola, apaan sih. Mbak kan …. " " Udah..udah.. kalian lucu ya, o ya biasanya kalau malam kalian ngapain ? " Bram tersenyum " Kita di rumah saja, nonton tv, o ya ngomong - ngomong Mas ini kan sudah sampai rumah saya. Tadi ada keperluan apa ya ? " tanyaPritty " Enggk ada sih, cuma ingin tahu rumahmu saja. Ya sudah kalau begitu Aku pamit dulu, terima kasih teh hangatnya ya manis sekali seperti yang buat he..he..he.. " kata Bram Mendengar dirinya di puji Bram, dia tersipu malu dan pipinya langsung memerah. " Ya sama - sama " Bram pulang dengan perasaan bahagia karena sudah setengah jalan dia taju wanita yang dia cintai. Rencana malam nanti Bram akan kerumah Pritty dan membawa makanan, maksudnya ngedate hahha….maksud Bram sendiri sih. Karena Pritty dan Bram belum ada kata jadian. Malam pun tiba, Bram keluar dengan membawa mobil pajeronya menuju rumah Pritty. Tidak lupa dia membawa makanan untuk mereka dan boneka buat Lola. Sesampainya di rumah Pritty, suasananya sangat hening sekali bahkan para tetangga tidak ada yang ngobrol diluar padah masih pukul tujuh malam. " Tok..tok….tok, permisi " Pritty bangun dari tempat tidurnya. dalam hatinya berkata, siapa yang malam - malam begini kesini, tumben ada yang berkunjung ke rumah. Setelah Pritty membuka pintu, Pritty terkejut karena Bram datang dengan membawa banyak makanan dan boneka.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD