Suara sirene memenuhi kediaman Olivia. Tiga orang petugas medis memasuki hunian berkelas itu dengan tergesa-gesa. Mereka dengan piawai memindahkan tubuh Olivia di tandu. Bella dengan cepat mengikuti petugas medis yang membawa putrinya. Seorang perawat tampak panik melihat perubahan wajah Olivia yang kian pias dan bibir yang membiru. "Ndi, Andi, tolong percepat sedikit. Tampaknya pasien sangat membutuhkan pertolongan lebih lanjut dan ini bukan ranah kita," ucap perawat muda pada perawat lain yang mengemudikan ambulans sambari memeriksa tubuh Olivia. Mendengar ucapan sang perawat hati Bella bagaikan terbelah, bagaimana tidak? Sejam yang lalu ia masih bercanda gurau dengan Olivia. Saat ini untuk membuka netra saja putrinya tak mampu. Tuhan, cobaan macam apa lagi yang Engkau berikan pada gad

