Mulai Main Teror

1220 Words

"Jang!" panggil Mak Lala. Ujang baru saja pulang dari masjid. Dia sedang melipat sarung di kamarnya. "Sebentar, Mak." Ujang berteriak. "Ya sudah Emak tunggu di meja makan." Ujang dulu ingat hanya lauk garam yang bisa dia nikmati bersama Mak Lala. kalaupun pakai lauk tempe atau telur adalah lauk termewah yang bisa dia nikmati. Pria itu tiba-tiba ingat sudah mempersiapkan sebidang tanah untuk rumah barunya. Mungkin inilah saatnya Ujang mengatakannya kepada Mak Lala agar rasa kehilangan ditipu travel umroh segera terobati. Dia juga menunda memveritahukan hubungannya dengan Asmi karena mungkin hal ini bisa membuat Mak Lala sedih. Tidak apa-apa. Dia bisa menunggu bertahun-tahun. Dan itu bisa dilewati dengan baik. Masa sekarang beberapa saat saja Ujang tak mampu? "Masak apa, Mak?" tanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD