8. Rencana Terselubung

629 Words
"Ehh bocil kamu gimana sih...tadi katanya Kek Batik ini buat Deddy Om. Sekarang malah kamu makan juga" kesal melihat keponakan yang telah memberi kemudian tanpa permisi mengambil lagi. "No Deddy Om...Guna tadi cuma bilang, Deddy Om mau gak Kek Batiknya, Guna ndak bilang kalau Kek Batik ini buat Om" jika di pikir-pikir benar juga ucapan bocah ini. "Ngeles mulu kayak angkot... dasar bocil!! nih, nih buat kamu aja biar tambah cabih, Deddy Om bagi satu sendok aja" di lahapnya satu sendok penuh Kek batik sebelum menyerahkan wadah itu kepada Guna. Saat tengah asik menikmati lumernya coklat yang di campur roti regal itu Dzaky teringat sesuatu. "Eehhh...kalau kita ke rumah Tante peri kamu mau gak?" tanyanya dengan penuh harap, karena untuk kerumah Kanza akan lebih baik jika beralasan dengan membawa Guna. Bocah ini sepertinya memang di ciptakan membatu Dzaky untuk menaklukkan hati Kanza "Mahu....mahu...Guna mahu kelumah tante peli" di berikannya wadah Kek batik kepada Dzaky lalu loncat kegirangan diatas tempat tidur. "Yee...Guna mahu ke lumah tante peli...ye ye ye...Makassyyiiihh Deddy Om" di peluknya leher Dzaky kemudian mencium basah pipi sang Om. "Tapi ada syaratnya...." "syalaaatnya itu apaan Deddy Om?" dia sudah berdiri tegak di hadapan Dzaky, hilang sudah raut kebahagiaan yang beberapa detik lalu terlihat di wajahnya berganti dengan bingung. "Syaratnya nanti kamu bilang ke Tante Peri kalau kamu mau main-main kerumahnya, jangan bilang Deddy Om yang ajak" "Heemm...itu ketil Deddy Om, tapi Deddy Om halus beliin Guna mobilan balu nanti yaa..." sebuah negosiasi yang baik antara Om dan Ponakan. "Kalau kamu melakukan pekerjaan dengan baik pasti Deddy Om bakal beliin, kamu anggap aja lagi kerja sama Deddy Om buat beli mobilan baru" "Oke Deddy Om Guna setuju...Guna akan kelja dengan baik tapi Deddy Om juda halus djanji jangan boong syama Guna" "Setuju!!!" salaman akan kontrak kerja sama pria berbeda generasi pun di lakukan. "Pergi ke kamar dan pakai baju yang rapih, Jangan lupa suruh mbak sus untuk pakaikan kamu jaket, hujan di luar belum reda soalnya" di usapnya kepala ponakan tersayang itu. ***** "Yaudah sekarang tantenya mau ikut kita gak? Kamu ajak gih tantenya" Alah modus aja nih si babang ganteng. "Tante mau kan ikut jalan-jalan sama Guna? tanyanya dengan penuh harap, wajah menggemaskan itu sudah berada tepat di hadapan Kanza. "Oke kita pergi jalan-jalan tapi nanti tunggu hujan reda" jawabnya. Melihat wajah menggemaskan bocah itu siapapun tak bisa menolak permintaannya. "Ye ye ye kita pelgi jalan-jalan....nanti kita foto ya Tante bial Guna bisya kasyi lihat teman-teman" rupanya Guna berfikir untuk menunjukkan pada temannya bahwa dia juga memiliki keluarga bahagia. Kedua pasang manusia dewasa itu saling berpandangan, mereka mengerti apa yang di maksud oleh Guna, hanya saja mereka bingung bagaimana bisa hal seperti itu terpikirkan oleh balita. "Kenapa memangnya?" tanya Kanza, ia sekarang menarik bocah tampan itu agar duduk di pangkuannya. "Teman-teman Guna syuka bilang kalau Guna ndak punya holang tua, syoalnya meleka syelalu liat Guna syama Mbak syus" wajahnya yang putih bak porselin nan menggemaskan itu sudah mulai memerah, matanya mengembun. "Meleka syelalu bilang kalau holang tua Guna ndak sayang sama Guna buktinya Guna cuma ditemani Mbak syus setiap hali, meleka gatau kalau mama Guna udah di sulga, telus juga Guna punya Deddy Om yang sibuk telus" kali ini tangisnya pecah, balita berusia 3 tahun yang baru saja masuk playgroub itu menumpahkan isi hati yang seolah ia sendiri tak mengerti. "Uuhh...sayang jangan nangis kan sekarang kamu punya Tante Peri dan juga Deddy Om ada Oma juga" di usap-usapnya punggung bocah kecil itu agar tenang. "Guna ndak nanis...tadi Guna telilipan, kata Deddy Om anak laki-laki ndak boleh nanis halus kuat makanya Guna cuma celita sama Tante Peli saja" anak ini ternyata sudah terlalu bijak diusia yang masih terlalu dini. Benar kata orang bahwa umur bukanlah patokan kita untuk menjadi dewasa, tetapi keadaan lah yang membuat kita belajar menjadi dewasa.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD