Bab 10. Aurora Milikku

2553 Words

“Seperti Kutub Utara, menyukai lelaki humoris. Apalagi yang kau katakan di belakangku, Aurora?” suara berat itu terdengar lamat-lamat, dalam namun penuh tekanan, membuat langkah kecil Aurora otomatis mundur beberapa jengkal. Aurora bisa merasakan udara di sekitar kamar itu mendadak menipis, seolah tatapan Matthew saja mampu merenggut oksigen dari paru-parunya. Ia mencoba tersenyum kaku, meski wajah paniknya jelas terbaca. “Kau tidak akan percaya kata-kata anak kecil seperti Earth, bukan?” tanyanya cepat, berusaha terdengar meyakinkan meski suaranya bergetar. Matthew mengangkat sebelah alis, lalu menyunggingkan senyum sinis. “Don’t get me wrong, Wife. But, aku lebih percaya Earth daripada kau. Karena anak kecil selalu lebih jujur.” Aurora menelan salivanya dengan susah payah. Tubuhnya g

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD