Senja hadir menyapa di antara hiruk pikuk dan kesibukan warga kota. Meski matahari sudah berlabuh dalam biduk sang malam, tetapi kebisingan di kota terbesar kedua negeri ini, justru terasa kian semarak. Pergantian siang menuju malam, dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas santai, melepas segala penat seusai mengejar rupiah. Seiring gema adzan magrib yang terdengar berkumandang di setiap sudut kota, seorang pria tampak duduk gelisah di kursi ruang tunggu, sebuah rumah sakit bersalin di kota itu. "Tuhan! Tolong lancarkan persalinan Laras. Beri dia keselamatan dan semoga bayi yang akan dia lahirkan juga selamat." Mulut pria itu komat-kamit mengucapkan untaian doa. Petang hari itu, perasaan cemas, panik, senang serta bahagia bercampur aduk di dalam hati Gyan. Bagaimana tidak, sudah dua

