"Apakah Gabriel ada di rumah?" Alex mengamati sekitar dan untuk sesaat pria itu tersenyum saat menyadari tidak adanya bodyguard yang berjaga di rumah itu. "Nona ada di dalam. Saya akan konfirmasi kedatangan anda pada beliau." security itu hendak mengambil interkom namun Alex mencegahnya. "Tidak perlu. Saya akan masuk sendiri, Gabriel pasti sangat senang mendapatkan kejutan kedatangan saya." "Baiklah kalau begitu. Silahkan masuk, Tuan." Alex masuk kedalam rumah besar Gabriel, berjalan menelusuri bangunan yang dia hafal dengan sangat baik sebelum akhirnya pria itu membuka pintu yang merupakan kamar dari si pemilik rumah. Alex berjalan menelusuri kamar yang mirip dengan kamar-kamar khas putri kerajaan, menyentuh setiap ornament mewah yang diletakkan disetiap sudut kamar sembari menimban

