Memori yang Terbelenggu

1155 Words

Dunia Maya seolah runtuh melihat binar kepercayaan di mata Dirga saat menatap Sisca, wanita yang hampir saja merenggut nyawa mereka di gudang pelabuhan. Ia berdiri mematung di sudut kamar rumah sakit yang berbau obat-obatan tajam, sementara dadanya terasa sesak oleh pengkhianatan takdir. "Dirga, ini aku, Maya... istrimu," bisik Maya dengan suara bergetar hebat. Dirga mengalihkan pandangannya dari Sisca, menatap Maya—namun sorot matanya tetap dingin dan penuh kecurigaan yang menusuk. "Istri? Aku tidak pernah ingat menikahi wanita asing sepertimu," cetus Dirga dengan nada bicara yang datar. Sisca tertawa kecil, suara tawanya terdengar sangat memuakkan di telinga Maya yang masih bisa mengingat ledakan bom malam itu. "Kasihan sekali, Maya, sepertinya trauma hebat membuatnya menghapus memori

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD