BELENGGU Bab 18 Demian menutup ponselnya, lalu mengemas beberapa lembar dokumen ke dalam tasnya. Mara yang saat itu sedang berada di ruang kerja Demian, untuk mengatur jadwal latihan, memperhatikan Demian dengan heran. Tidak biasanya, Demian terlihat sangat tergesa – gesa setelah menerima sebuah panggilan telepon. “Kau mau ke mana, Demian?” tanya Mara. “Aku ada perlu sebentar, biarkan saja kain – kain itu di sana. Dan potongan di sebelah sana, kau bisa memberikannya kepada bagian jahit. Aku akan segera kembali.” Jelas Demian, meraih tasnya dan pergi dari kantor itu. ........... Apa semua sudah siap? Tanya Demian melalui ponselnya. Sudah, Demian. Aku sudah sampai bersama agen itu. Jawab Zea dengan nada ceria. Baiklah, aku segera sampai. Demian melaju dengan cukup cepat, menuju

