Bab 19

1052 Words

BELENGGU Bab 19   “Woww, luar biasa. Aku tidak percaya, kau mendapat semua ini.” Kata Vicky, menjatuhkan diri di sofa empuk itu. “Kau seperti baru mengenalku, sayang.” Jawab Zea, membuka botol bir dan menuangnya ke dalam gelas. “Ya, tapi aku tidak menduga secepat ini. Kalau saja dulu, kau tidak meninggalkan Demian mungkin hidupmu sudah lebih dari kata cukup.” “Kau benar, aku menyesal.” Sahut Zea sambil memonyongkan bibirnya. “Aish, dasar! Kau tidak pernah berubah.” “Aku berubah, Vic. Aku berubah menjadi Zea yang cerdas. Aku tidak ingin kehilangan kesempatan dua kali. Sekalipun dia istrinya, tapi aku akan membuat Demian lebih mencintaiku.” “Kau bukan cerdas, tapi licik.” Sahut Vicky, meneguk minumannya. “Mau lagi?” tanya Zea, menyodorkan botol minuman itu. “Tentu, kita akan mabu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD