Bab 80 - Menjaga Komunikasi

1352 Words

Ara memilih pergi ke ruang latihan yang siang ini terlihat sepi, tidak ada satupun orang di sana. Ia memang ingin menyendiri dulu. Ia meletakkan tasnya ke lantai, mendudukkan dirinya di sudut ruangan, merenungkan kenangan-kenangan indah saat bersama Devan. Dari awal ia bertemu saat kecelakaan kecil di tempat syuting terjadi, Devan menjadi bodyguardnya, pura-pura pacaran hingga akhirnya mereka benar-benar berpacaran. Ara menyunggingkan senyum kecilnya ketika mengingat semua itu. Ia melihat tangan kirinya, tepatnya di jari manisnya masih tersemat cincin permata yang pernah diberikan Devan saat Devan menembaknya di acara ulang tahunnya. Ia menyentuh cincin itu, menatapnya dengan senyum kecilnya. “Aku tidak ingin hubungan kita berakhir, tapi kenapa kamu selalu membohongiku Kak? apa kamu ngga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD