45 | Setia-3

701 Words

"Justru yang seperti ini harus dicontoh, lho. Sebagai suami, kalian yang cowok lihatlah Papi. Nggak hanya ganteng dan tajir melintir, ya, Pi? Setia dan cukup sama satu perempuan aja itu patut ditiru." Mami Rea membangga-banggakan suaminya. Hanin ikut senang juga mendengar hal itu. "Ian anak Papi banget, Mi. Setia dan cukup sama mamanya anak-anak aja." "Uhuk." Lianra meledek mulut manis papanya. "Review jujurnya mesti dari Mama, ya, Pa. Kalau dari mulut Papa sendiri, kan, bisa aja ngarang bebas." "Tanyain, gih, ke Mama. Sesetia apa Papa sama Mama kalian ini." Hyra tertawa. Mengangguk membenarkan. "Setia banget, kok, Ra. Papamu ini nemenin Mama dari masih TK sampe sekarang, nggak pernah berpaling." "CIEEE!" Malah jadi saling flexing romansa manis plus kebahagiaan suami setia di depan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD