**************** Samuel lagi-lagi hanya mengangguk-angguk mengerti. Akhirnya setelah sekian lama, dia akhirnya mempunyai airport sendiri. Airport pribadinya, hanya dirinya dan Nick. "Aku belum punya nama yang bagus. Kamu punya saran?" ujar Samuel dengan pandangan seperti biasa, dingin dan menusuk. Kalvin dibuat bingung, haruskah dia menyarankan sebuah nama? Tapi dia sangat tahu sifat bosnya ini. Takut-takut ia salah menyarankan nama malah membuat bosnya itu murka. "Ide saya tidak akan bagus, Sir," balas Kalvin. Samuel memandang Kalvin lebih tajam sehingga membuat Kalvin ketar-ketir. Kalvin telah bekerja lebih dari 4 tahun dengan Samuel, tidak lantas bisa menebak apa yang ada di pikiran bosnya ini. Bosnya ini memiliki pemikiran yang sulit dimengerti dan dipahami lewat gestur juga ra

