“Kau nakal.” Di bawah godaan tangan Quinn yang asyik mengusap miliknya, akhirnya Davin kembali menyerang kekasihnya itu dengan penuh dahaga. Lagipula, dengan begini, ia bisa lebih melatih skillnya dalam memuaskan wanita jika suatu hari nanti Cassie benar-benar bisa menjadi miliknya. 'Cassie Latimer, kelak ... aku pasti akan membuatmu bertekuk lutut di hadapanku,' monolognya dalam hati. *** Tiga hari telah berlalu sejak terakhir kali Alexa menemani Cassie untuk mengambil mobil milik sahabatnya itu yang berada di parkiran Klub tempat ia biasa bertemu Razor di sana. Dan selama tiga hari juga ia dipaksa untuk terus berada di rumah oleh kakeknya, sama sekali tidak bisa menemui Razor yang telah berulang kali menghubunginya dan memintanya untuk datang ke Klub. Dan hari ini, pagi-pagi sekali

