Dua jam setelah kepergian Cyrill dan Marcus, di dalam kamar hotel, di atas ranjang yang terlihat berantakan akibat pergulatan panasnya bersama Quinn—saat ini Davin tengah duduk bersandar di kepala ranjang sambil memeluk kekasihnya itu. "Davin, aku sudah mengatakannya pada Ibu," ujar Quinn. Jemarinya yang ramping bermain-main di atas d**a Davin yang telanjang. Beberapa saat yang lalu, ia dan kekasihnya ini baru saja selesai melakukan hubungan intim. Quinn sangat puas atas setiap sentuhan yang telah Davin berikan padanya. Permainan jari Davin yang telah mulai liar, lidah kekasihnya ini yang tidak pernah meninggalkan kedua puncak keindahan tubuhnya, semua itu membuatnya benar-benar tergila-gila pada pria ini. "Besok, kau akan dipromosikan oleh Ibuku untuk menjadi Wakil Pimpinan Perusahaan

