Bab:38. Mari Kita Menikah

1138 Words

Di dalam kamar, Elena menjatuhkan tubuhnya ke atas tempat tidur tanpa sisa tenaga. Kasur itu berdecit pelan, sementara langit-langit kamar menatapnya bisu. Sikap lembut Damian tatapan, sentuhan, nada suaranya berputar-putar di kepalanya, saling bertabrakan dengan kenangan yang lebih gelap. “Apa sebenarnya yang dia mau?” gumamnya, suaranya nyaris tak terdengar. “Kenapa dia bisa selembut itu … lalu berubah menjadi monster kapan saja? Kalau semua ini cuma sandiwara, buat apa sejauh ini? Kenapa harus seperti ini?” Tak ada jawaban. Hanya detak jantungnya sendiri yang terdengar terlalu keras. Elena bangkit, menanggalkan pakaiannya dengan gerakan mekanis, lalu melangkah ke kamar mandi. Pintu tertutup. Ia memutar keran, dan suara air menggema memenuhi ruangan. Di bawah shower, Elena berdiri m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD